Kirab Banyu Penguripan, Wisata Budaya Baru di Kudus – NET JATENG




Puluhan gentong dari 51 sendang di Kabupaten Kudus, dikirab diarak dari Pendopo Kabupaten Kudus, menuju Tajuk Menara Kudus Minggu siang. Dengan menunggang kuda, seluruh forkominda mengikuti iringan puluhan gentong yang disaksikan ribuan warga.

Air penghidupan tersebut beberapa diambil dari sendang yang terkenal di Kabupaten Kudus, seperti Sendang Jodo dan Sendang Rejenu. Kirab banyu panguripan tersebut merupakan ajang mengenalkan kekayaan sumber mata air yang ada di Kabupaten Kudus, yang dipercaya mempunyai banyak manfaat bagi kehidupan.

Setelah dicampurkan menjadi satu, air tersebut langsung dibagikan pada ribuan warga yang memadati komplek Menara Kudus. Warga rela berdesak desakan hingga basah kuyup demi mendapatkan air dari puluhan sumber mata air tersebut.

Kirab banyu penguripan ini merupakan bagian kegiatan, dalam rangka memperingati hari berdirinya Masjid Al-Aqso Menara Kudus pada tanggal 19 Rajab tahun 956 Hijriah, pada kalender islam. Dikemas dalm kegiatan budaya, dengan harapan dapat menjadi salah satu destinasi baru di Kabupaten Kudus.

“Kami trima kasih pada penyelenggara sebagai destinasi wisata baru di Kudus selain dandangan ada pawai peringatan Kudus nah ini ada ta’sis Masjid Al Aqso yang menurut sejarah peringatan hari berdirinya Masjid Al Aqso di Kudus sekaligus berdirinya Kudus” ujar M Tamzil, Bupati Kudus.

Bersamaan dengan berlangsungnya kirab, puluhan santri Masjid Menara Kudus juga menggelar khataman Al Quran ,kegiatan yang baru pertama digelar ini, diharapkan bisa menjadi agenda rutin tahunan , bisa menjadi salah satu upaya pelestarian budaya asli Kudus.

Subscribe NET JATENG Official Youtube Channel:
youtube.com/netjateng

Twitter :
twitter.com/NetJateng

Instagram:
@netjateng

NET. JAWA TENGAH
CH 54 UHF Semarang | CH 22 UHF Tegal | CH 22 UHF Purwokerto

source

Translate »